Kalkulator Untung Reseller SMM Panel
Masukkan harga beli dan harga jual per 1.000, jumlah per pesanan, dan volume bulanan. Anda langsung melihat untung per pesanan, margin, markup, untung bulanan, dan titik impas.
Hasil perhitungan
- Pendapatan per pesanan
- Rp 15.000
- Modal per pesanan
- Rp 10.000
- Biaya pembayaran per pesanan
- Rp 0
- Untung kotor per pesananJual dikurangi modal
- Rp 5.000
- Untung bersih per pesananSetelah biaya pembayaran
- Rp 5.000
- Margin kotorUntung kotor / harga jual
- 33,3%
- MarkupUntung kotor / harga beli
- 50%
- Margin bersihUntung bersih / harga jual
- 33,3%
- Pendapatan bulanan
- Rp 1.500.000
- Untung bulananSetelah biaya pembayaran dan biaya tetap
- Rp 500.000
- Titik impasPesanan per bulan untuk menutup biaya tetap
- 0 pesanan
Cara membaca hasilnya
Untung reseller adalah harga jual dikurangi harga beli, lalu dikurangi biaya pembayaran dan biaya tetap. Karena harga SMM panel dihitung per 1.000, untung per pesanan bergantung pada jumlah yang dipesan.
Margin menjawab "berapa persen dari penjualan yang menjadi untung", sedangkan markup menjawab "berapa persen harga beli saya naikkan". Markup selalu lebih besar daripada margin untuk untung yang sama, sehingga keduanya tidak boleh dipertukarkan saat menetapkan target.
Rumus yang dipakai
- Pendapatan per pesanan = harga jual per 1.000 x jumlah / 1.000
- Modal per pesanan = harga beli per 1.000 x jumlah / 1.000
- Biaya pembayaran = pendapatan per pesanan x persentase biaya
- Untung kotor = pendapatan - modal
- Untung bersih = untung kotor - biaya pembayaran
- Margin = untung / harga jual x 100%
- Markup = untung kotor / harga beli x 100%
- Untung bulanan = untung bersih per pesanan x pesanan per bulan - biaya tetap
- Titik impas = biaya tetap / untung bersih per pesanan, dibulatkan ke atas
Perhitungan tidak memasukkan drop, refill, pajak, atau selisih kurs. Masukkan ke biaya tetap atau sesuaikan harga jual bila relevan.
Pertanyaan umum
Apa beda margin dan markup?
Markup dihitung terhadap harga beli, margin dihitung terhadap harga jual. Contoh ilustrasi: beli Rp 10.000, jual Rp 15.000 per 1.000. Untungnya Rp 5.000, jadi markup 50% (5.000 dibagi 10.000) dan margin 33,3% (5.000 dibagi 15.000). Markup 50% tidak sama dengan margin 50%.
Bagaimana cara menghitung titik impas?
Bagi biaya tetap per bulan dengan untung bersih per pesanan. Hasilnya dibulatkan ke atas. Jika untung bersih per pesanan nol atau negatif, titik impas tidak pernah tercapai.
Apakah biaya pembayaran perlu dimasukkan?
Sebaiknya ya. Potongan gateway atau e-wallet biasanya berupa persentase dari harga jual dan langsung mengurangi untung per pesanan. Isi 0 jika Anda tidak menanggung biaya tersebut.
Apakah angka contoh di kalkulator adalah harga Instanizer?
Bukan. Angka awal hanyalah contoh ilustrasi. Masukkan harga beli dan harga jual Anda sendiri. Harga layanan Instanizer dapat dilihat di halaman Harga Layanan.
Apakah data yang saya masukkan disimpan?
Tidak. Semua perhitungan berjalan di browser Anda, tanpa login, dan angka tidak dikirim ke server kami.
Alat ini bersifat informatif dan menghitung dari angka yang Anda masukkan. Instanizer tidak berafiliasi dengan Instagram, TikTok, YouTube, atau platform media sosial lain.